4 Makanan ini Penyebab Kanker jangan Dimakan!!!

4 Makanan ini Penyebab Kanker - Kanker merupakan penyakit mematikan yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Mulai dari lansia, dewasa, remaja, hingga bayi baru lahir bisa terkena kanker. Dengan kata lain, tidak ada manusia yang aman dari resiko kanker, meskipun dalam keluarganya tidak memiliki riwayat kanker.

Kanker bisa berasal dari kebiasaan dan gaya hidup sehari-hari yang tidak baik bagi kesehatan, seperti merokok, mengkonsumsi obat dalam jangka waktu lama, terlalu serinf terpapar sinar ultraviolet matahari, dan lain sebagainya. Tanpa kamu sadari, kebiasaan ini terus kamu lakukan hingga sel kanker menemukan tempat berkembangbiak yang tepat dalam organ tubuhmu.

Selain berbagai kebiasaan buruk, beberapa jenis makanan berikut juga dapat memicu tumbuhnya sel kanker di dalam tubuhmu! Berikut ulasannya.

Pola Makan Penyebab Kanker
1. Jangan biarkan  menu daging olahan mengundang kanker datang ke tubuhmu
Bacon, sosis, daging ham, daging kalengan, dan sebagainya, dianggap memicu kanker pada manusia. Sementara daging merah dikategorikan sebagai "kemungkinan" menyebabkan kanker.

Sebenarnya, apa yang membuat daging olahan menjadi ancaman bagi kesehatan, dibandingkan dengan daging segar? Alasannya adalah pada proses pengolahannya.

Daging olahan didefinisikan oleh WHO sebagai "daging yang sudah mengalami perubahan lewat penggaraman, fermentasi, pengasapan, atau pengawetan", atau cara lainnya untuk meningkatkan rasa atau mengawetkannya sehingga masa simpannya lebih panjang.

Proses transformasi tersebut biasanya dengan menambahkan zat-zat kimia pada daging, atau dalam penyajiannya yang tanpa sengaja menambahkan zat kimia.

Menurut ahli nutrisi Atli Arnarson, zat tambahan itu akan mengubah daging menjadi kandungan tertentu yang terkait dengan kanker, baik saat pembuatan atau pemasakan.

2. Kurangi makanan yang dibakar atau diasap
Siapa yang tak suka makanan dibakar? Seperti ayam bakar, ikan bakar dan sate merupakan makanan yang kerap dikonsumsi masyarakat. Makanan dibakar bukan hanya karena bagian dari budaya saja, namun memiliki cita rasa yang  khas sehingga penikmat kuliner ini sulit menolaknya. Namun, benarkah makanan yang dibakar tidak sesehat yang kita kira dan dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Bagaimana bisa?

Terlalu sering mengonsumsi menu makanan yang dibakar dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker. Terutama kanker saluran cerna bagian atas dan juga memicu asam lambung naik karena makanan yang dibakar sulit untuk dicerna sehingga akan menyebabkan kinerja lambung menjadi berat.

Senyawa karsinogenik ini bernama heterocyclic amines (HCA). Selain itu, senyawa lain yang disebut sebagai policyclic aromatic hydrocarbon (PAH) juga bisa terbentuk dan meningkatkan risiko kanker. Senyawa PAH terbentuk saat lemak daging, ayam, atau ikan menetes ke bara panas dan menimbulkan asap yang mengendap dalam makanan. HCA dan PAH mulai terbentuk ketika suhu pembakaran mencapai 100-300 derajat Celcius. HCA dan PAH dapat merusak komposisi DNA dalam gen, sehingga dapat memicu perkembangan sel kanker.

3. Hati-hati dengan minuman berpemanis buatan
Enggak semua yang manis itu beneran manis loh gengs! Contohnya si minuman berpemanis buatan. Dibalik rasanya yang manis dan nyegerin, ternyata dia beracun dan sebabkan kanker. Kok bisa ya?
Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang minum soda paling tidak dua porsi per hari ternyata 87% berpotensi terkena kanker pencernaan. Selain itu, pewarna dalam minuman berpemanis buatan juga menyebabkan kanker dan sel tumor.

4. Mulai detik ini, kurangi konsumsi makanan yang digoreng
Makanan yang digoreng atau populer disebut gorengan, ternyata bukan hanya meningkatkan kadar kolesterol darah serta menyebabkan terjadinya peningkatan risiko terkena stroke dan penyakit jantung koroner. Makanan gorengan juga menghasilkan zat pemicu kanker (karsinogenik) dengan nama akrilamida.

Hampir 100 jenis makanan gorengan yang lazim disantap manusia di jagad raya ini, antara lain roti-rotian, biskuit, ikan, hingga daging, dinyatakan positif mengandung akrilamida. Makanan gorengan yang menjadi andalan restoran cepat saji (fast food) seperti keripik kentang (potato chip) dan kentang goreng (french fries) disebut-sebut sebagai yang paling buruk karena kandungan akrilamidanya lebih banyak.

Nah, itulah 4 makanan yang ada baiknya kamu kurangi porsinya karena dapat memicu datangnya kanker. Jurus gizi yang tepat untuk mengurangi resiko kanker  adalah meningkatkan frekuensi mengonsumsi buah dan sayur segar sampai lima kali dalam satu hari. Berbagai vitamin antioksidan yang bersemayam dalam makanan nabati ini amat bermanfaat bagi tubuh.