Pengertian 7 Sifat Allah Bab 1 Kelas 12

Materi Aqidah Akhlaq BAB 1 Kelas 12 tentang asmaul husna, dibawah ini kami sajikan apa saja yang harus dipelajari. Nanti silahkan menuju link teruskan baca untuk melanjutkan membaca materi tersebut, terima kasih.

1. AL GHAFFAR

Pengertian al Ghaffar
Al Ghaffar berasal dari akar kata ghafara yang artinya taghtiyah dan sitr yaitu menutupi atau merahasiakan. Al Ghaffar bisa juga diterjemahkan berasal dari kata al maghfiroh dan al ghufron yang artinya pengampunan. Jika al Ghafar disandarkan pada Allah maka berarti Allah adalah dzat yang Maha mengampuni. Al Ghaffar dapat diterjemahkan juga sebagai dzat yang menampakkan kebaikan dan menutupi kejelekan di dunia dan memaafkan hukumannya di akhirat. Dapat kita terjemahkan bahwa maghfiroh dari Allah yaitu dirahasiakan  dan diampuni-Nya dosa-dosa adalah dengan karunia dan rahmat-Nya bukan karena tobat seorang hamba atau taatnya. Teruskan Baca.....
Bab. 1 Kelas 12


2. AL RAZZAQ

Pengertian al Razzaq
Al Razzaq berasal dari kata razaqo atau rizq artinya rezeki. Ar Razzaq adalah Allah yang memberi banyak rizki kepada makhluknya dan secara berulang-ulang. Imam Al Ghazali menjelaskan arti ar Razzaq adalah Dia yang menciptakan rezeki dan menciptakan yang mencari rezeki, serta Dia yang mengantarkan kepada mereka dan menciptakan sebab-sebab sehingga mereka dapat menikmatinya.
Allah menjamin rezeki setiap makhluknya. Jaminan Allah kepada rezeki makhluk-Nya tidak dapat diartikan apabila kita menginginkan sesuatu bisa di dapatkan tanpa usaha. Sebagai makhluk kita memiliki kewajiban untuk berusaha atau ikhtiar mencari rezeki yang sudah disiapkan Allah untuk kita. Cara memperoleh rezeki dengan cara yang halal dan memanfaatkan dengan baik, sesuai dengan peraturan yang sudah digariskan Allah. Teruskan Membaca.....

3. AL MALIK

Pengertian al Malik
Al Malik diartikan dengan raja atau penguasa. Al Malik berarti raja penguasa atas seluruh makhluk-Nya. Secara umum Al Malik diartikan Raja atau Penguasa, kata Malik terdiri dari huruf Mim Laam Kaaf yang rangkaiannya mengandung makna kekuatan dan  Keshahihan. Al Malik mengandung arti penguasaan terhadap sesuatu disebabkan oleh kekuatan pengendalian dan keshahihanya. Hal ini menunjukkan bahwa Allah adalah segala kekuatan yang ada di alam semesta ini yang shahih dan tidak dapat di ingkari  kekuasaan-Nya meliputi semesta alam dan pengetahuan yang ada. Allah berfirman : Teruskan Membaca.....

4. AL HASIB

Pengertian al Hasib
Al Hasib secara bahasa artinya menghitung (mengira), mencukupkan, melindungi dan menolong. Menurut Imam al Ghazali, al Hasib bermakna dia yang mencukupi siapa yang mengandalkan-Nya. Sifat ini hanya dimiliki oleh Allah, karena hanya Allah saja yang Maha mencukupi semua makhluk-Nya dan diandalkan oleh seluruh makhluk-Nya. Teruskan Membaca........

5. AL HADI

Pengertian al Hadi
Secara bahasa al hadi dapat diartikan dengan tampil kedepan memberi petunjuk dan menyampaikan dengan lemah lembut. Al Hadi dapat diartikan juga pemberi petunjuk, maksudnya adalah Allah swt yang menganugrahkan petunjuk atau hidayah kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya, sesuai dengan peranan makhluk dan sesuai dengan  tingkatannya. Teruskan Membaca............

6. AL KHALIQ

Pengertian al Khaliq
Al Khaliq secara bahasa berasal dari kata khalq atau khalaqa yang berarti mengukur atau memperhalus. Al-Khaliq secara bahasa berasal dari kata  khalq  atau  khalaqa  yang berarti mengukur atau memperhalus. Kemudian, makna ini berkembang dengan arti menciptakan tanpa contoh sebelumnya. Kata khalaqa dalam berbagai bentuknya memberikan penekanan tentang kehebatan dan kebesaran Allah dalam ciptaan-Nya. Teruskan Membaca.....

7. AL HAKIM

Pengertian al Hakim
Al-Hakim artinya yang memiliki hikmah, sifat, perbuatan dan pengetahuan yang paling utama. Dengan hikmah-Nya, Allah menebarkan kemaslahatan, kemanfaatan dan kemudahan yang lebih besar atau lebih baik. Dengan hikmah-Nya pula menghalangi atau menghindarkan terjadinya kemudharatan dan kesulitan yang lebih besar bagi makhluk-Nya. Tidak ada keraguan dan kebimbangan dalam segala perintah dan larangan-Nya, dan tak satu pun makhluk yang dapat menghalangi terlaksananya kebijaksanaan atau hikmah-Nya. Teruskan Membaca.......

Kesimpulan

Al-Ghaffar artinya adalah Dzat yang menampakkkan kebagusan dan menutupi kejelekan di dunia, dan memaafkan hukumannya di akhirat. Dari makna sifat al Ghafar yang kita pelajari maka kita seharusnya memiliki sifat pemaaf, berani mengakui kesalahan dan besar hati menutupi aib diri dan aib orang lain.

Ar-Razzaq adalah Allah yang berulang-ulang dan banyak sekali memberi rezeki kepada mahluk-mahluk-Nya. Dia yang menciptakan rezeki dan menciptakan yang mencari rezeki. Kita dapat mengambil pelajaran dari ar Razzaq dengan semangat, sabar dan ikhlas dalam mencari dan membelanjakan rezeki yang Allah berikan pada jalan yang diridhoi Allah.

Al Malik mengandung arti penguasaan terhadap sesuatu disebabkan oleh kekuatan pengendalian dan keshahihanya. Hal ini menunjukkan bahwa Allah adalah segala kekuatan yang ada di alam semesta ini yang shahih dan tidak dapat di ingkari lagi kekuasaan-Nya meliputi semesta alam dan pengetahuan yang ada.

Al-Hasib  bermakna, Allah yang mencukupi siapa yang mengandalkannya. Sifat ini tidak dapat disandang kecuali oleh Allah sendiri, karena hanya Allah yang dapat mencukupi, juga diandalkan oleh setiap makhluk. Allah sendiri yang dapat mencukupi semua makhluk, mewujudkan kebutuhan mereka, melanggengkan bahkan menyempurnakanya.

Al-Hadi artinya Allah Maha Pemberi Petunjuk. Maksudnya adalah Allah swt yang menganugerahkan petunjuk atau hidayah-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki sesuai dengan peranan mahluk sesuai tingkatanya. Maka hanya kepada Allah-lah kita meminta petunjuk dan pertolongan.

Allah Al-Khaliq, artinya Allah pencipta semua makhluk dan segala sesuatu. Malaikat, jin, manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, matahari, bulan, bintang, dan segala yang ada di alam ini diciptakan oleh Allah. Allah menciptakan setiap makhluk secara sempurna dan dalam bentuk yang sebaik-baiknya dengan ukuran yang paling tepat. Meneladani al Khaliq maka kita harus menjadi hamba yang pandai bersukur dengan segala nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Meneladani sifat al hakim dapat melahirkan sifat-sifat terpuji seperti disiplin, adil dan professional.