tokoh pramuka dunia dan indonesia

Tokoh pramuka I

1.      Baden Powell ( Bapak Pandu Dunia )
Nama Panjang           : Robert Stephenson Smyth Baden Powell

Dikenal                         : Baden Powell

Lahir : Paddington, London, Inggris

Tanggal Lahir : 22 Februari 1857

Baden Powell anak ke enam dri pasangan Prof. Domine Baden Powell dan Henrietta Grace Smyth.

Tahun 1870 Baden Powell masuk ke Cherterhouse School.  Di  sekolah ini, Baden Powell sangat popuer.

Tahun 1876 Baden Powell menamatkan solah, kemudian bergabung den dias kemiliteran.

Tahun 1901 Baden Powell menghadiri perkemehan di pulau Brawnsea yang konon disebut perkemahan pertama.

Tahun 1908 terbitlah buku Scouting for boys, sebuah buku yan membuat kepanduan menjadi besar.
Tahun 1912 Baden Powell menikah dengan Olave St. Clair Soames dan dikaruniai tiga anak.

6 Agustus 1920 tepatnya hari terakhir Jambore Baden Powell diangkat menjadi bapak kepanduan dunia  ( Chief Scout of the World )
8 Januari 1941 Baden Powell wafat di Nyeri, Kenya.


2.      Sri Sultan Hamangkubuwono IX ( bapak Pramuka Indonesia )

Sultan Hamangkubuwono IX adalah tokoh yang sangat berjasa bagi gerakan pramuka. Atas jasanya beliau diangkat menjadi bapak pramuka Indonesia. Sebagai raja dari kesultanan Yogyakarta beliau dikenal tegas dan berani melawan penjajah. Hal ini tertanam pada masa awal kemerdekaan dimana beliau berjuang untuk mempertahannkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republic Indonesia. Beliau adalah penguasa local yang mendukung yang mendukung berdirinya NKRI setelah di proklamasi 17 Agustus 1945 dikumandangkan. Ketika Jakarta diserang dan diduduki belanda pada masa agresi militer, sultan dengan senang hati mengundang soekarno dan Hatta dan pemimpin Republik Indonesia ke Yogyakarta. Beliau menyediakan tempat, tenaga dan berfikiran yang tidak sedikit  yang digunakan untuk perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republic Indonesia sultan jugalah yang melancarkan aksi serangan 1 Maret selama 6 jam untuk mengepung Jogyakarta dari segala penjuru arah sehingga memaksa untuk mengakui bahwa Republik Indonesia masih ada.


3.      Kak Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar MPH.

Nama Panjang : Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar MPH.

Dikenal : Kak Azrul Azwar

Lahir di : Nanggroe Aceh  Darussalam

 Pada Tanggal : 6 Juni 1945

Beliau adalah ahli kesehatan masyarakat dan seorang dokter.
 Pada tahun 1972 menyelesaikan pendidikan sarjananya di fakultas Kedokteran Di Universitas Indonesia. 
Tahun 1977 melengkapi gelar MPH di School of Publik Health University of Hawaii.
Tahun 1991 sampai 1996, ia menimba ilmu kembali dan meraih gelar doctor dalam bidang kedokteran dengan hasil yudisium cumlaude
Tahun 1973  Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar MPH menikah dengan Dr Rihna, teman sealmamaternya dan dikaruniai tiga orang putraserta tiga cucu yang semuanya putri.
Kebiasaanya menulis ia tuangkan dalam beberapa buku dan artikel tentang kesehatan. Selain itu ia juga menulis Novel  antara lain dik Atun Dan Mimi. Menjadi pemimpin redaksi majalah kesehatan, salah satunya Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia. Di samping hobi menulis, beliau juga aktif berorganisasi.  Azrul pernah menjabat sebagai ketua umum Ikatan Dokter Indonesia, ketua umum Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia, ketua umum Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia, Ketua umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia, ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Serta ketua umum Masyarakat Pelebahan Indonesia.

4.       K. H Agus Salim ( Bapak Pandu Indonesia )

K. H Agus Salim adalah tokoh pergerakan Nasional kemerdekaan Indonesia dan juga salah satu tokoh Gerakan Pramuka Indonesia. Beliau salah satu tokoh yang aktif dala gerakan pandi pada masa penjajahan Belanda. Pada waktu itu gerakan pandu masih terpecah belah dalam ikatan kesukuan dan kedaerahan. Gerakan pandu dibawa ke Indonesia oleh orang Belanda, pada awalnya kegiatan pandu masih menggunakan sebutan Bahasa belanda Padvinders. Organisasi kepanduan di Indonesia kemudian tumbuh dengan cepat. Banyak perkumpulan pandu berdiri seperti JPO ( Javanese padvinders Organizatie, Jong java Pedvinders ).

Melihat perkembangan pandu di indonesia begitu banyak pemerintah Belanda mulai mengawasi gerakan kepanduan Indonesia. Bahkan pemerintah belanda mengeluarka peraturan, yaitu melarang penggunaan nama Padvinders untuk organisasi Pandu para pemuda Indonesia. Menanggapi kelihaian tersebut, kemudian atas inisiatif K. H Agus Salim, nama pedvinders diganti menjadi pandu atau kepanduan.

K. H Agus Salim dikenal sebagai orang yang serbabisa, sebab selain sebagai wartawan beliau juga menjadi politikus, diplomat, menteri, sastrawan, ulama, filusuf dan penerjemah unggul. Pada masa itu K. H Agus Salim adalah salah satu anak  putra Indonesia yang menguasai banyak Bahasa asing seperti Jerman, Inggris, Prancis, jepang, Belanda, Turki dan Arab. Setelah tidak aktif dalam politik K. H Agus Salim aktif menulis buku dan melahirkan beberapa karya sastra tentang Tauhid dan Filsafat. K. H Agus Salim meninggal pada 4 November 1954 dan dimakamkan di  taman pemakaman kalibata Jakarta.


5.  Meyjen dr Roebiono Kertopati ( Bapak Persandian Republik Indonesia )

Nama Lengkap :  Roebiono Kertopati

Tempat , tanggal lahir : Ciamis, 11 April 1914

Wafat : 23 Juni 1984  ( Umur 70 tahun )

Profesi : Dokter Militer

Pangkat terakhir : Mayor Jendral  

Jabatan yang pernah di emban :

1.       Kepala sandi Negara
2.       Ketua tim dokter forensic jenazah pahlawan revolusi 1965
3.       Wakil ketua tim pelayanan medis mantan presiden Soekarno
dr Roebiono Kertopati adalah kepala sekaligus pendiri Lembaga Sandi Negara. Beliau mengawali karir militer sebagai dokter di kementerian pertahanan di bidang intelejen. Karir intilejen beliau menanjak setelah Air Syarifudin Mentri pertahanan waktu itu  memerintahkan untukmembentuk lembaga yang mengolah persandan Negara. Dengan kemampuan inteijen yang terbatas,  dr Roebiono Kertopati mampu mengelola persandian Negara dengan baik dan profesioal. Hasilnya kerja beliau dapat di lihat dari keberhasilan menjaga komunikasi rahasia selama masa perang kemerdekaan dan kemempuan mengeloloa informasi pada saat terjadi perundingan antara belanda dan Indonesia.
Meyjen dr Roebiono Kertopati dikenal sebagai dokter yang memiliki banyak kemampuan di bidang teknis intelijen beliaupun juga menguasai Bahasa asing seperti Inggris, Belanda, Prancis, dan Jerman. Sungguh kemampuan yang sangat mendukung bagi kegiatan intelijen. Begitu lekatnya dunia intelijen, sampai menjelang hayat,beliau masih mau memperjuangkan persandian Negara.         
          
  


      

      Krstiadi. Anton. 2014. Ensiklopedia Praja Muda Karana.Surakarta. PT.  Borobudur Inspira Nusantara 

2 komentar