"Sahabat dan Cinta Terbaik" Part Terakhir

"Sahabat dan Cinta Terbaik" Part Terakhir - Terimakasih Kakak dan adek semua yang sudah membaca cerita dari kami mulai awal sampai akhir, untuk lebih cepatnya silahkan langsung melanjutkan membaca "Sahabat dan Cinta Terbaik" Part Terakhir agar tidak terlalu bertele tele terimakasih.


Akupun bertanya padanya “Vi... Kalau aku boleh memilih antara Bulan, Bintang, dan matahari tuk temani hariku aku akan memilih K.A.M.U” vivipun merasa kebingungan dengan ucapanku ia pun bertanya “Maksudnya apa?” akupun menjawabnya “Vi,, Aku Sayang ke kamu kamu mau gak jadi pacar aku?” aku tak tahu apa jawabannya namun ia langsung berlari kearahku dan memeluk ku seakan ia tak mau melepaskan tubuhku. Ia bilang “Kamu mengerjaiku Pangeran (Sambil menangis kegirangan dan tersnyum lebar dipipinya)” “Enggak Vi.. aku beneran Sayang ke kamu” begitulah jawabku padanya, lalu ia menjawab jawabanku tadi “Aku juga sayang kekamu Pangeran...!!”.
"Sahabat dan Cinta Terbaik" Part Terakhir
"Sahabat dan Cinta Terbaik" Part Terakhir
Hatiku tak karuan senangnya saat Vivi mengatakannya, apalagi beberapa hari yang lalu sekolah kami baru merayakan MILAD sekolah yang ke 9. Beberapa hari lagi Kami sudah harus berangkat lomba, latihan kami semakin sering dan ketat, semakin sering pula aku meninggalkan khakul saat berbicara, akhirnya puncak dari pertengkaran kami terjadi, waktu itu H-3 lomba aku sedang memarahi khakul karena sudah membuat Vivi jatuh dari tangga, untung nya aku sempat menangkapnya sebelum jatuh kelantai, saat kumemarahinya dia langsung pergi tak menghiraukanku, akupun kembali melakukan latihan ke sanggar teater kami. Haripun berlalu begitu cepatnya sampai esokpun telah datang.

Haripun berlalu dan tak disangka hari Lomba telah tiba, kami berangkat pagi pagi pagi sekali ketempat lomba yang berada disalah satu kampus di Malang, Saat kami tiba disana suasananya sangatlah ramai dan kami langsung melanjutkan menuju tempat rias untuk merias tubuh kami sebaik mungkin dengan tema. Tak dirasa sudah waktunya kami bermain, saat itu kami berusaha sebaik meungkin untuk penampilan ini, penampilan pun telah berakhir dan kami sudah melakukan sebisa kami, kamipun langsung pulang.

Karena kami naik Bus dan aku duduk disebelahnya Vivi, embs lebih tepatnya Vivi yang duduk disebelahku karena aku dipinggir jalan. Saat itu semuanya sedang lelah dan tertidur pulas begitupula Vivi, ia juga tidur pulas namun ia tidak hanya tidur biasa karena ia sedang menikmati tidur didadaku hehehe... beberapa jam kemudian aku membangunkannya karena kami telah sampai disekolah kami, tak disangka kami disambut meriah oleh para orang tua yang menunggu datangnya anaknya dan para guru yang menunggu datangnya muridnya.

Kamipun langsung berbencar pulang kerumah masing masing, begitupula denganku dengan wajah yang masih dipenuhi dengan make up aku langsung pulang dan ibuku langsung menyuruhku mandi dan beranjak tidur untuk sekolahku esok hari. Akupun dibangunkan oleh adzan shubuh yang terdengar dari kamarku, aku segera mandi dan shalat subuh lalu sarapan, terus langsung berangkat ke sekolah. Sampainya disekolah aku terkejut

Vivi langsung lari terus memeluk ku, aku tak mengerti dadn akupun bertanya padanya “hei kenapa Vi.. Emangnya ada apa?” tanyaku padanya, ia menjelaskan semuanya kepadaku, ternyata kami memanangkan kejuaraan teater tingkat Provinsi tersebut walaupun tidak juara satu namun kami masih meraih nomer Ke-2 dalam kejuaraan tersebut, kami sangat girang dan pada saat itu aku melihat Khakul saat aku sedang berfoto dengan piala dan kru teaterku.


Vivi tiba tiba berkata “Kamu tidak mau minta maaf ke khakul Ran..” bilangnya kepadaku “Loh emangnya kenapa Vi..” iapun menjawabnya “Kan beberapa hari yang lalu kami berseteru dan memarahinya Yank..” akupun sadar dan merasa bersalah kepada Khakul “Vi kamu mau menemaniku tuk minta maaf ke Khakul gak”, tanyaku kepadanya “Iya Ran.. pasti aku temenin kok tenang aja oke.” Kamipun menuju kearah khakul dan berbincang bincang dengannya, Akupun menjelaskan kenapa aku memarahinya dan iapun mejelaskan mengapa ia menjauhiku belakangan ini dan kamipun sekarang baikan dan seperti dulu lagi. Berakhirlah sudah cerita saya...

Biodata penulis :

Nama              : Gandi Suseno
Gender            : Laki-Laki
Tertarik pada   : perempuan
Alamat             : jl. Raya PatokPicis Rt.18 Rw.05
Email               : Gandisuseno14@gmail.com

Terimakasih telah membaca salah satu cerpen kami, untuk ucapan terimakasih yang dapat anda sampaikan dengan cara share ke teman teman kalian agar tulisan kami lebih banyak yang membaca anda juga dapat pahala karena sudah membuat orang untuk membaca sebuah karya seseorang. Salam Pramuka and Assalamualaikum wr. wb