Kerajaan Samudra Pasai (Kerajaan Isam Pertama di Indonesia)

Sejarah Kerajaan Samudra Pasai – Salam Pramuka kawan !!! hari ini kita akan membahas mengenai sebuah kerajaan yang ada di indonesia. Kerajaan ini bercorak islam sehingga kerajaan ini menjadi kerajaan pertama yang bercorak islam di indonesia. okelah untuk lengkapnya marilah kita membahasnya dibawah ini oke silahkan menyimak.

Kerajaan Samudra Pasai


Ibu kota : Pasai
Bahasa : Pasai, Melayu
Agama : Islam
Pemerintahan : monarki
Sejarah :
Didirikan  : 1267
Infasi Portugis : 1521
Mata Uang : coin mas dan perak
Samudra pasai adalah kerajaan islam pertama di Indonesia. Raja pertama sekaligus pendiri kerajaan ini adalah Sultan Malik As-saleh. Kerajaan Samudra Pasai terletak di pesisir utara Aceh yang sekarang disebut Kabupaten Lhoksumawe, Aceh Utara.

Samudra Pasai didirikan sekitar abad ke 13 M sebagai hasil dari Islamisasi penduduk pesisir yang telah disinggahi pedagang muslim sejak abad ke 7 M. Samudra Pasai dapat dilihat dari temuan para ahli diantaranya makam Sultan Maik As-Saleh, pada nisan sultan bertuliskan Sultan Malik As-Saleh adalah raja pertama kerajaan Samudra Pasai yang meninggal pada bulan Ramadhan 696 H / 1297 M. dengan penemuan ini dapat disimpulkan bahwa kerajaan Samudra Pasai berdiri sekitar Abad ke 13 M
Bukti tentang Kerajaan Samudra Pasai juga dapat diketahui dari para sejarawan dan arkeolog tentang koin-koin dirham yang digunakan untuk kegiatan ekonomi mereka. 
Sejarah Kerajaan Samudra Pasai
Sejarah Kerajaan Samudra Pasai
Dalam koin-koin tersebut terdapat nama-nama raja yang pernah memerintah kerajaan tersebut beserta tahun pemerintahannya dari temuan coin-coin tersebut disimpulkan bahwa raja pertama kerajaan samudra pasai adalah Sultan Malik As-Saleh yang memerintah sampai tahun 1297 M. kemudian berturut-turut silih berganti sampai raja terakhir adalah Sultan Zainal Abidin raja ke 12 yang memerintah tahun 1513-1524 M sumber lain dapat diperoleh dari hikayat raja-raja pasai, hikayat melayu, cerita-cerita cina dan juga dari para orientalis.

Kerajaan Samudra pasai mempunyai peranan besar dalam penyebaran islam di Nusantara. Ibnu Bathutah seorang sejarawan asal Maroko, yang suka mengembara pernah singgah di Samudra Pasai pada saat itu Sultan yang memimpin adalah Sultan Malik Az-Zahir yang saleh, rendah hati, dan memiliki semangat keagamaan yang tinggi. Samudra pasai pada waktu itu menjadi pusat studi ilmu keislaman dan juga berkumpulnya para ulama dari berbagai negeri islam untuk berdiskusi masalah-masalah keislaman keduniaan.

Keruntuhan Kerajaan Samudra Pasai

Pada tahun 1511 Samudra Pasai di taklukkan portugis yang mendudukinya selama tiga tahun. Sehingga pada tahun 1524 dan seterusnya kerajaan Samudra Pasai berada dibawah control Kerajaan Aceh Darussalam.

Yah itu saja yang kami ketahui sampai saat ini, namun untuk lebih lengkapnya kami akan selalu mengupdate Kerajaan di Nusantara maupun Dunia untuk lebih lengkapnya kami mohon maaf, dan hanya itulah yang bisa kami sampaikan mengenai Kerajaan Samudra Pasai terimakasih, Salam Pramuka and Assalamualaikum.